Alat pertanian dan fungsi (Alperensi)

Alat pertanian tradisional

Pacul atau Cangkul

Fungsi utama cangkul adalah untuk membelah, membalik, memecah, dan juga menggemburkan tanah.

Cara penggunaan cangkul.

Garu Tanah

Ada beberapa jenis garu yang biasa digunakan:

Garu Sisir -> Garu sisir lazim digunakan pada tanah bongkah untuk membuatnya lebih subur. Namun, penggunaannya akan lebih optimal pada saat lahan pertanian tersebut masih basah setelah diolah menggunakan alat pembajak.
Garu Piring -> Garu ini dimanfaatkan untuk memangkas rumput pada permukaan tanah yang akan ditanami, menghancurkan lapisan tanah sehingga lebih lembut dan siap untuk ditanami. Setelah benih disebar, garu piring juga dapat digunakan untuk menutup biji tersebut agar sepenuhnya tertimbun tanah.
Garu Paku -> Memiliki gigi-gigi yang menyerupai paku, garu jenis ini dimanfaatkan untuk meratakan serta menghaluskan tanah setelah dibajak. Apabila telah masanya untuk menyiangi tanaman yang baru tumbuh, para petani juga bisa menggunakan alat ini.


Garu tidak dapat berfungsi tanpa adanya tenaga yang menarik dan menekannya. Untuk membajak sawah/ladang dengan alat garu bisa memanfaatkan murni tenaga manusia dan dapat juga dilakukan perpaduan/kerja sama anatara tenaga manusia dengan bantuan hewan seperti kerbau, sapi, dan kuda.

Arit / Sabit

https://youtu.be/aUT1vodb3y0

Arit adalah alat pertanian untuk memotong padi di sawah dan merupakan alat pertanian yang penting bagi petani. Matanya membentuk bulan sabit, karena itu disebut sabit. Arit bagi petani merupakan alat serbaguna, untuk memotong rumput makanan ternak dan membersihkan ladang, digunakan untuk mengiris manggar kelapa atau enau yang akan disadap niranya. Juga banyak digunakan untuk menuai padi karena dianggap lebih efektif dari pada ani-ani.
Jenis dan ragam arit juga banyak, tergantung kebutuhan dalam menggunakannya, mulai dari yang kecil hingga yang besar, Seperti Arit Pengaritan rumput, pengaritan padi yang matanya bergerigi, hingga arit penyalah dan caluk yang ukurannya lebih besar yang digunakan untuk memotong dahan yang keras dan lebih besar. 
Cara kerja alat ini sangat mudah,yaitu dengan cukup menebas tanaman di bagian bawahnya dengan satu kali ayunan. Jika memegang arit dengan tangan kanan,maka tangan kiri digunakan untuk memegang bagian atas tanaman yang ditebas.

Tinggalkan komentar